Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » WHO: 15 Juta Remaja di Dunia Gunakan Rokok Elektrik

WHO: 15 Juta Remaja di Dunia Gunakan Rokok Elektrik

  • account_circle Stenly Fischer
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 214
  • comment 0 komentar

IDNtribune.com, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sedikitnya 15 juta remaja berusia 13 hingga 15 tahun di seluruh dunia menggunakan rokok elektrik atau vape. Data WHO menunjukkan, remaja sembilan kali lebih mungkin menggunakan vape dibandingkan orang dewasa di negara-negara dengan data yang tersedia.

Mengutip laporan Reuters, WHO mencatat lebih dari 100 juta orang kini menggunakan rokok elektrik secara global, dengan sekitar 86 juta di antaranya merupakan orang dewasa yang mayoritas tinggal di negara berpendapatan tinggi.

Temuan ini menjadi laporan global pertama WHO terkait penggunaan rokok elektrik, di tengah tren penurunan konsumsi tembakau di seluruh dunia.

Jumlah pengguna tembakau turun dari 1,38 miliar pada tahun 2000 menjadi 1,2 miliar pada 2024, terutama akibat penerapan regulasi yang lebih ketat. Namun, industri tembakau kini beralih ke produk alternatif seperti vape untuk mengimbangi penurunan penjualan.

Perusahaan tembakau mengklaim rokok elektrik ditujukan bagi perokok dewasa yang ingin berhenti merokok dan dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Akan tetapi, WHO memperingatkan bahwa produk tersebut justru menimbulkan “gelombang baru kecanduan nikotin”.

Menurut Etienne Krug dari WHO, vape berpotensi membuat anak-anak mulai kecanduan nikotin sejak usia dini dan dapat menghapus kemajuan puluhan tahun dalam pengendalian tembakau.

Meskipun beberapa penelitian, seperti studi Cochrane pada 2024, menunjukkan bahwa vape dapat membantu perokok berhenti merokok lebih efektif dibandingkan plester atau permen karet nikotin, WHO menegaskan bahwa bukti ilmiah jangka panjang masih terbatas.

Di kawasan Asia Tenggara, prevalensi merokok pada pria menurun signifikan dari 70 persen pada 2000 menjadi 37 persen pada 2024. Namun, WHO menegaskan hampir satu dari lima orang dewasa di dunia masih menggunakan produk tembakau dan menyerukan penguatan kebijakan pengendalian tembakau serta regulasi ketat terhadap produk nikotin untuk melindungi generasi muda dari kecanduan.

  • Penulis: Stenly Fischer

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

    Finance Minister Plans Rp20 Trillion Liquidity Injection for Bank DKI and Bank Jatim

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa announced plans to inject around Rp20 trillion in liquidity into two regional banks—Bank DKI Jakarta and Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim)—in the near future. The move follows the government’s recent liquidity injection of Rp200 trillion into five state-owned banks using state treasury funds. “I’ve placed […]

  • Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Mohamad Rohmadi, S.H., M.H. Didampingi Kasi Pidsus Junaedi, S.H., MH., dan Kasi Pidum Inti Astuti, S.H., MH

    Kejari Palu Paparkan Kinerja Penanganan Perkara Sepanjang 2025

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Palu, IDNtribune.com – Kejaksaan Negeri Palu memaparkan capaian kinerja penanganan perkara sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025. Pemaparan tersebut mencerminkan intensitas penegakan hukum yang disertai perubahan pendekatan kebijakan di lingkungan kejaksaan. Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Mohamad Rohmadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa selama tahun 2025 pihaknya menangani sebanyak 600 […]

  • Asean Youth Games Pencak Silat 2025.

    Pencak Silat Catat Sejarah, Debut di Asian Youth Games 2025 Bahrain

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
    • visibility 226
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Seni bela diri tradisional Indonesia, pencak silat, akan mencatat sejarah baru dengan tampil untuk pertama kalinya di ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 yang diselenggarakan di Bahrain pada 22–31 Oktober mendatang. Cabang olahraga ini menjadi salah satu dari 26 disiplin olahraga yang akan dipertandingkan dalam edisi ketiga pesta olahraga remaja se-Asia tersebut. […]

  • Balia Dance, a Healing Ritual of the Kaili Tribe

    Balia Dance: The Healing Ritual of the Kaili Tribe

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 271
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Palu – Central Sulawesi is the largest province on the island of Sulawesi, Indonesia. Its indigenous population consists of 15 ethnic groups, the largest of which is the Kaili tribe, whose members inhabit much of the province, including the regions of Donggala, Sigi, Palu, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Poso, Tomini Bay, and the coastal […]

  • Member of Commission II of the House of Representatives of the Republic of Indonesia, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.

    Longki Djanggola: Data Manipulation in PPPK Recruitment Must Be Punished

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA, IDNtribune.com – The North Morowali Police (Polres Morut) are currently conducting an investigation into the alleged existence of “ghost” honorary staff in the recruitment process of Government Employees with Work Agreements (PPPK) in the region. As part of the investigation, Polres Morut has sent official letters to several Regional Apparatus Organizations (OPD) requesting the […]

  • 托乔乌纳乌纳多吉安岛,印度尼西亚中苏拉威西省

    多吉安群岛——中苏拉威西的海洋明珠,成为国家生态旅游目的地

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 351
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Touna – 2025年10月7日 —— 位于中苏拉威西托乔乌纳乌纳县的多吉安群岛再次巩固其作为印尼国家重点旅游目的地的地位。该地区被正式列入印尼 50个国家旅游目的地(DPN) 之一,以“印尼最新生态旅游目的地(Indonesian’s Newest Ecotourism Destination)”为形象,并被纳入 88个国家战略旅游区(KSPN)。 这一认定进一步强化了多吉安群岛在国家旅游发展中的战略作用。该地区不仅以自然之美著称,同时在自然资源保护、教育、科研以及社会、经济与文化赋能方面发挥着重要作用。 多吉安群岛拥有多样的旅游吸引力,包括自然、文化以及特殊兴趣旅游。游客可在洁白的沙滩上休憩,在清澈的海水中潜水、游泳、垂钓,或与当地居民互动,感受独特的社会与文化氛围。优美的环境与地方智慧文化,使该群岛成为生态旅游爱好者的理想目的地。 作为“珊瑚三角区”(Coral Triangle)的一部分——涵盖印度尼西亚、菲律宾、马来西亚、巴布亚新几内亚、日本与澳大利亚——多吉安群岛拥有极其丰富的海洋生态系统。这里分布着四种主要珊瑚类型:岸礁(fringing reef)、障礁(barrier reef)、块礁(patch reef) 与 环礁(atoll)。 在多吉安海域共发现 262种珊瑚(其中包括特有种 Acropoda togeanensis)、596种鱼类(包括 Paracheilinus togeanensis 和 Ecsenius sp.)、以及 555种软体动物。此外,还生活着诸多稀有物种,如巨砗磲(Tridacna gigas)、绿蠵龟(Chelonia mydas)、玳瑁(Eretmochelys imbricata)、儒艮(Dugong dugon) 与领航鲸(pilot whale) 等。 除海洋生态外,多吉安陆地区域亦栖息着众多受保护及特有陆生动物,包括多吉安猴(Macaca togeanus)、多吉安巨蜥(Varanus salvator togeanensis)、熊袋貂(Phalanger ursinus)、眼镜猴(Tarsius spectrum)、鹿猪(Babyrousa babirussa)等。同时,这里还记录有97种鸟类与363种植物,其中包括娑罗树(Shorea sp.)、铁木(Intsia bijuga)与Palapi树(Heritiera sp.)。 凭借丰富的海洋与陆地生态资源,多吉安群岛理应成为印尼生态旅游的象征,在保护自然与促进可持续经济发展之间取得平衡。中苏拉威西省政府与中央政府正持续推动多吉安旅游基础设施建设与国际推广,吸引更多国内外游客,同时确保生态保护价值不受影响。

expand_less