Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Korut Uji Coba Dua Rudal Pertahanan Udara Baru, Ketegangan Semenanjung Korea Meningkat

Korut Uji Coba Dua Rudal Pertahanan Udara Baru, Ketegangan Semenanjung Korea Meningkat

  • account_circle Muhammad Rizky
  • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

IDNtribune, Pyongyang – Media resmi Korea Utara melaporkan bahwa negara tersebut berhasil melakukan uji coba dua rudal pertahanan udara baru yang diklaim memiliki “kemampuan tempur superior” dengan teknologi unik. Uji coba pada Sabtu itu dipantau langsung oleh Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), menyebutkan bahwa kedua proyektil memiliki karakteristik teknis yang sesuai untuk menghancurkan berbagai target udara, termasuk pesawat nirawak dan rudal jelajah. Namun, detail lebih lanjut mengenai spesifikasi rudal tidak diungkapkan.

Uji coba ini dilakukan hanya beberapa jam setelah Korea Selatan mengonfirmasi telah melepaskan tembakan peringatan terhadap sekitar 30 tentara Korea Utara yang melintasi Zona Demiliterisasi (DMZ) pada Selasa. Insiden tersebut mendorong Pyongyang menuduh Seoul melakukan “provokasi yang disengaja”.

Situasi semakin tegang di tengah latihan militer gabungan berskala besar antara Korea Selatan dan Amerika Serikat yang dimulai awal pekan ini. Pemimpin Korea Utara sebelumnya mengecam latihan tersebut dengan menyebutnya sebagai “tindakan paling bermusuhan dan konfrontatif”.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan bertemu Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, pada Senin mendatang di Washington. Lee, yang baru terpilih, sebelumnya mengusung janji kampanye untuk memperbaiki hubungan antar-Korea. Namun, upaya rekonsiliasi pemerintahannya telah ditolak oleh adik Kim Jong Un.

Kim Jong Un sendiri telah menegaskan niatnya mempercepat program pengembangan senjata nuklir. Pada Januari lalu, Korea Utara mengklaim berhasil menembakkan rudal balistik jarak menengah dengan hulu ledak hipersonik, yang disebut dapat menahan ancaman dari kawasan Pasifik.

Sejumlah pejabat senior Korea Selatan mengkhawatirkan kemungkinan keterlibatan Rusia dalam memperkuat pertahanan Korea Utara. Dugaan itu muncul setelah laporan bahwa Pyongyang mengirim pasukan untuk mendukung agresi militer Rusia di Ukraina, dengan imbalan teknologi rudal dan peralatan pertahanan. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi apakah rudal terbaru Korea Utara memanfaatkan teknologi Rusia.

Korea Utara, yang dikenal sebagai salah satu negara paling represif di dunia, tetap berada dalam kondisi perang teknis dengan Korea Selatan sejak berakhirnya Perang Korea pada 1953 tanpa penandatanganan perjanjian damai. Walaupun bentrokan bersenjata langsung jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, ketegangan di Semenanjung Korea terus berulang seiring uji coba senjata Pyongyang dan respons militer Seoul serta Washington.

  • Penulis: Muhammad Rizky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin

    Attorney General: Forest Control Task Force Identifies 5,342.58 Hectares of Land in Sulawesi and Maluku

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Attorney General ST Burhanuddin announced that the Forest Area Control Task Force (Satgas Penertiban Kawasan Hutan or Satgas PKH) has successfully reclaimed more than 5,200 hectares of forest area previously used for illegal mining operations. “As of October 1, 2025, the Forest Area Control Task Force has managed to regain control over […]

  • Moment soft clubbing Bareng teman

    Fenomena Soft Clubbing: Gaya Hidup Malam yang Santai dan Seimbang di Kalangan Urban Muda

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 117
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Dalam beberapa tahun terakhir, istilah soft clubbing semakin populer di kalangan anak muda urban dan profesional muda. Tren ini menawarkan konsep berpesta dengan pendekatan yang lebih santai, elegan, dan mindful, berbeda dari clubbing konvensional yang identik dengan musik keras, konsumsi alkohol berlebihan, serta suasana ramai dan bising. Soft clubbing menekankan kenyamanan dan […]

  • DPRD Palu Temui BKN dan Komisi II DPR RI, Bahas Nasib 1.171 Honorer dan Dugaan P3K Fiktif

    DPRD Palu Temui BKN dan Komisi II DPR RI, Bahas Nasib 1.171 Honorer dan Dugaan P3K Fiktif

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Jafar Bua
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta – Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kota Palu melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI dan Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (25/11), untuk memperjuangkan kejelasan status 1.171 tenaga honorer sekaligus melaporkan dugaan keberadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) fiktif di daerah tersebut. Rombongan dipimpin Ketua DPRD Kota Palu […]

  • US President, Donald J Trump

    Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
    • visibility 109
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Washington, D.C – Sejumlah hakim federal yang diangkat oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memberikan putusan yang justru menentang kebijakan pemerintahan Trump. Fenomena ini menunjukkan adanya ketegangan antara lembaga eksekutif dan yudikatif di bawah kepemimpinan Trump, meskipun sebagian besar hakim tersebut berasal dari pilihan politiknya sendiri. Trump, melalui akun Truth Social, mengungkapkan […]

  • Salah satu koleksi Museum Guma Sulteng

    Warisan Senjata Tradisional dari Sulawesi Tengah

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Jafar Bua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Palu – Sulawesi Tengah merupakan wilayah yang kaya akan tradisi dan kebudayaan, termasuk warisan senjata tradisional yang memiliki nilai historis, fungsional, dan simbolik tinggi. Senjata-senjata ini pada awalnya berfungsi sebagai alat pertahanan diri masyarakat dari ancaman musuh maupun hewan buas. Namun, seiring perkembangan zaman, perannya meluas menjadi bagian penting dari pertunjukan seni dan upacara adat. […]

  • Dozens of demonstrators from the Civil Society Coalition

    Activists Protest at Parliament, Demand End to Repression

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
    • visibility 149
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Dozens of demonstrators from the Civil Society Coalition, including students, labor unions, and environmental activists, staged a protest in front of the House of Representatives (DPR RI) building in Senayan, Jakarta, on Monday (October 6, 2025). The protesters voiced concern over the increasing repression faced by activists in recent months. According to the […]

expand_less