Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politics » Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

  • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 244
  • comment 0 komentar

IDNtribune.com, Washington, D.C – Sejumlah hakim federal yang diangkat oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memberikan putusan yang justru menentang kebijakan pemerintahan Trump.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketegangan antara lembaga eksekutif dan yudikatif di bawah kepemimpinan Trump, meskipun sebagian besar hakim tersebut berasal dari pilihan politiknya sendiri.

Trump, melalui akun Truth Social, mengungkapkan kekecewaannya terhadap para hakim pilihannya setelah Hakim Karin Immergut, yang ia angkat pada masa jabatan pertamanya, menolak upayanya untuk menempatkan pasukan Garda Nasional di Portland. Hakim tersebut menyebut langkah Trump “tidak berdasar” dan berpotensi menjerumuskan negara ke dalam bentuk pemerintahan militer yang inkonstitusional.

Kekecewaan serupa pernah disampaikan Trump sebelumnya terhadap kelompok konservatif Federalist Society, yang ia nilai memberikan “nasihat buruk” dalam proses nominasi hakim pada masa jabatan pertamanya.

Kritik itu muncul setelah seorang hakim pilihannya sendiri menolak kewenangannya untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap sejumlah mitra dagang Amerika Serikat.

Meskipun Trump dan para pendukungnya kerap menyerang hakim yang diangkat oleh Partai Demokrat dengan sebutan “radikal” atau “aktivis liberal”, sejumlah hakim pilihannya sendiri kini juga menjadi penghalang terhadap berbagai kebijakan kontroversial pemerintahannya.

Juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, dalam pernyataan kepada awak media menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Trump telah berkali-kali dibenarkan oleh Mahkamah Agung, meskipun sering digugat oleh hakim-hakim di tingkat bawah. Ia menuding keputusan-keputusan yang tidak menguntungkan pemerintah berasal dari “hakim liberal yang bertindak melampaui kewenangannya.”

Namun, sejumlah hakim yang diangkat oleh Trump justru memberikan kritik keras terhadap pola hubungan eksekutif dengan lembaga yudikatif. Hakim Distrik AS Thomas Cullen, misalnya, menilai bahwa serangan verbal pemerintah terhadap hakim yang mengeluarkan putusan tidak sejalan dengan prinsip dasar konstitusi Amerika Serikat. Ia menyebut kampanye semacam itu sebagai “tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan disayangkan.”

Beberapa kasus penting menunjukkan sikap independen para hakim tersebut. Hakim Tim Kelly di Washington, D.C., menolak deportasi anak-anak asal Guatemala yang dilakukan secara mendadak oleh pemerintah, menyebut alasan yang diajukan “runtuh seperti rumah kartu.” Hakim Trevor McFadden menilai pengusiran Associated Press dari acara Gedung Putih sebagai tindakan inkonstitusional.

Dalam kasus ekonomi, Hakim Timothy Reif dari U.S. Court of International Trade menolak wewenang Trump untuk memberlakukan tarif sepihak terhadap negara mitra dagang, karena hal tersebut termasuk dalam kewenangan legislatif.

Selain itu, sejumlah hakim pilihan Trump juga menolak kebijakan deportasi massal warga Venezuela dengan menggunakan Alien Enemies Act, serta menentang kebijakan wajib tahanan terhadap imigran yang menunggu proses deportasi.

Sementara itu, Hakim Dabney Friedrich dan Mary McElroy juga menolak beberapa kebijakan administrasi Trump terkait pemotongan dana untuk program tunawisma dan kesehatan masyarakat, serta penyalahgunaan dana bantuan bencana sebagai bentuk tekanan politik terhadap negara bagian oposisi.

Putusan-putusan tersebut menunjukkan bahwa meskipun Trump berhasil menempatkan banyak hakim konservatif selama masa jabatannya, tidak semua dari mereka berpihak kepadanya. Sebaliknya, banyak yang tetap menjunjung tinggi independensi peradilan serta prinsip pemisahan kekuasaan antara cabang eksekutif, legislatif, dan yudikatif — prinsip dasar yang menjadi fondasi sistem pemerintahan Amerika Serikat.

  • Penulis: Moh. Fadli Ladjinta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo saat Penyerahan Aset Rampasan Negara dari Tambang Ilegal kepada PT Timah Tbk. di Pangkal Pinang.

    Prabowo Hands Over Rp7 Trillion in Seized Corruption Assets to PT Timah

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 277
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Pangkal Pinang – President Prabowo Subianto officially handed over six tin smelters and other assets confiscated from corruption cases worth approximately Rp7 trillion to PT Timah Tbk (TINS) on Monday (October 6, 2025). The symbolic handover took place at PT Tinindo Internusa’s smelter facility in Bukitintan District, Pangkal Pinang City. According to Prabowo, the […]

  • Labuan Bajo

    印尼旅游业崛起:拉布汉巴佐成中国游客新宠

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 435
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Labuan Bajo – 印度尼西亚正进一步巩固其作为全球领先旅游目的地的地位,而拉布汉巴佐(Labuan Bajo)如今已成为最具活力的旅游增长中心之一。外国游客数量的显著上升,尤其是来自中国的游客,证明了政府在简化入境程序方面的政策取得了成功。 落地签与电子签证推动旅游转型 “落地签证”(Visa on Arrival, VoA)与“电子落地签证”(e-VoA)的实施显著推动了印尼旅游业的发展,改变了包括拉布汉巴佐在内的重点旅游地区的面貌。 这一进步的签证政策受到全国旅游业利益相关者的普遍欢迎。位于印尼东部的L Bajo酒店运营经理梅拉妮娅·达席尔瓦(Melania Dasilva)表示,她对政府推动旅游业的雄心计划持高度赞赏态度。 她指出,诸如VoA与e-VoA等政策的推出,有效促进了游客数量的上升,包括她的家乡——位于东努沙登加拉省弗洛勒斯岛西端的拉布汉巴佐。目前,中国公民与来自德国、日本、约旦、俄罗斯、美国及乌兹别克斯坦的游客均可在抵达印尼时办理落地签。此外,印尼政府还扩大了免签政策,涵盖东盟(ASEAN)所有成员国,以及东帝汶、苏里南、哥伦比亚、香港、中国、土耳其和巴西等地的旅客。 对于当地业者而言,这项政策的影响立竿见影。作为非星级酒店的运营经理,达席尔瓦表示,过去仅有少数外国游客入住,如今情况已有显著变化,入住人数明显上升,提升了L Bajo酒店的知名度。新一波游客主要来自澳大利亚、日本及中国。这一增长趋势同样体现在高星级酒店中,其中不少五星级酒店主要接待外国游客——许多人通过巴厘岛转机前往拉布汉巴佐,计划参观科莫多国家公园内世界上最大的巨蜥,或在当地湛蓝海域中潜水。 中国游客激增与移民服务优化 数据显示,中国已成为推动拉布汉巴佐旅游增长的主要市场之一。当地移民局官员透露,这一增长幅度尤为显著。 “过去两年间,中国游客到访拉布汉巴佐的人数激增了350%,部分原因是政府推出的落地签政策。”拉布汉巴佐移民局局长查尔斯·克里斯蒂安·马陶斯(Charles Christian Mathaus)在接受《中国日报》(China Daily)采访时表示(2025年10月7日)。 仅在今年4月,中国游客就占拉布汉巴佐所有外国游客的近29%。这一数字凸显了中国市场对印尼“五星重点旅游目的地”之一——拉布汉巴佐——的重要战略意义。 除签证便利外,主要入境口岸的服务改进也发挥了关键作用。目前,巴厘岛伍拉·赖国际机场移民柜台的长队现象大幅减少。过去曾因入境延误而在社交媒体上引发热议的“机场噩梦”情形,现已显著改善,这为外国游客带来了更顺畅的入境体验。 印尼于2016年推出VoA制度,并于2022年引入e-VoA系统。该体系允许游客及商务访客在入境后停留最长30天。与需在机场购买的VoA相比,e-VoA可提前在线申请,为游客提供更大的灵活性与确定性。这两种签证形式,尤其是e-VoA,有效减少了移民柜台的排队时间,为旅客创造了更加高效、舒适的抵达体验。

  • 2026年世界杯预选赛印尼国家队对阵沙特阿拉伯

    科威特裁判阿赫马德·阿里将执法印尼对阵沙特阿拉伯的2026年世界杯预选赛

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 620
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – 在2026年世界杯亚洲区预选赛第四轮中,印度尼西亚国家队将迎战沙特阿拉伯。本场比赛将由来自**科威特的裁判阿赫马德·阿里(Ahmad Al-Ali)执法。比赛计划于2025年10月9日(星期四)凌晨00:15(印度尼西亚西部时间)在沙特阿拉伯吉达的阿卜杜拉国王体育场(King Abdullah Sports City Stadium)**举行。 阿赫马德·阿里并非第一次执法印尼国家队的比赛。这位裁判曾在2021年6月7日执法过印尼对阵越南的2022年世界杯预选赛。当时,印尼以0比4不敌越南。 在那场比赛中,阿赫马德·阿里以果断的判罚而闻名。他共向印尼球员出示了五张黄牌,分别给了阿里夫·萨特里亚(Arif Satria)、拉赫马特·伊里安托(Rachmat Irianto)、纳德奥·阿尔加维纳塔(Nadeo Argawinata)、普拉塔马·阿尔汉(Pratama Arhan)和埃吉·毛拉纳·维克里(Egy Maulana Vikri)。与此同时,越南球员**阮光海(Nguyen Quang Hai)和阮清忠(Nguyen Thanh Chung)**也各领到一张黄牌。 在即将到来的印尼对阵沙特阿拉伯的比赛中,阿赫马德·阿里将由两名助理裁判和一名第四官员协助,他们全部来自科威特。外界期待这支裁判团队能以公平与专业的执法,确保比赛顺利进行。

  • 派苏波克湖

    中苏拉威西邦盖群岛的派苏波湖展现出迷人的自然风光

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 601
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Bangkep – 位于中苏拉威西邦盖群岛县的派苏波湖(Danau Paisupok)以其独特的自然魅力吸引了众多游客。 派苏波湖又被称为“镜子湖”,因为湖水清澈透明,如同镜面一般。这一湖泊成为寻求宁静与自然之美的游客最喜爱的目的地之一。 根据多方资料整理,以下是关于派苏波湖的一些亮点介绍。 邦盖群岛的“镜子湖”自然之美 派苏波湖位于中苏拉威西邦盖群岛县北布拉吉区卢克帕嫩登村,被誉为当地最具代表性的旅游胜地之一。因湖水极为清澈,能映照出树木、山丘及船只的倒影,因此被称为“镜子湖”。这片宁静祥和的自然景观为游客提供了独特的放松体验与令人叹为观止的自然全景。 从县首府萨拉坎出发,前往派苏波湖大约需要3.5小时车程,可使用摩托车或汽车前往。尽管部分道路仍为碎石路,但派苏波湖的美景足以消除旅途的疲惫。 清澈的湖水与神秘的黑色现象 派苏波湖面积约1.2公顷,水深介于5至15米之间。名称“Paisu Pok”源自当地Sea-sea族语言,意为“黑水湖”。湖底呈现黑色,是由于生长的海草及沉积数百年的枯木所致,使湖水在阳光照射下呈现出独特的色泽与透明度。游客可清晰地看到湖底的水生植物与自由游动的鱼群。 湖周围生长着高达20至25米的参天大树,环境凉爽宜人。湖面如镜般反射着周围的自然景色,形成一幅和谐宁静的自然画卷。 派苏波湖的旅游设施与活动 为方便游客,景区管理方已建设多项设施,包括码头、步道、8座凉亭、值班室、简易祈祷室、洗手间与更衣间。门票价格为每人1万印尼盾,租用凉亭的费用为每座3万印尼盾。 游客可体验多种有趣的活动,如乘船(每艘3万印尼盾)或浮潜(设备租赁费每套3万印尼盾)。此外,还设有露营区,露营费为每日3.5万印尼盾。需注意,游客需自备露营装备,现场暂未提供租赁服务。 佩楞岛特有物种的栖息地 除了优美的自然风光外,派苏波湖还具有重要的生态价值。湖区是邦盖乌鸦与眼镜猴等佩楞岛特有物种的栖息地。这些珍稀动物的存在使派苏波湖不仅是旅游胜地,也是保护生物多样性的重要区域。 凭借其令人惊叹的自然景观、完善的设施与丰富的生态资源,派苏波湖成为中苏拉威西必游的自然旅游目的地之一。准备好探索派苏波湖的自然魅力了吗?

  • Kuasa hukum PT Nipsea Paint, Julianer Aditia Warwan

    Tudingan Mental, SHGB Lahan Nippon Paint Sah Secara Hukum

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Palu, IDNtribune.com – Polemik lahan yang menyeret PT Nipsea Paint And Chemicals kembali mengemuka setelah muncul klaim penyerobotan dan tuduhan cacat administrasi terhadap Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00172. Penelusuran terhadap dokumen pertanahan, rekam transaksi, serta keterangan dari kuasa hukum menunjukkan bahwa rangkaian tuduhan tersebut tidak memiliki rujukan hukum yang memadai. Kronologi Perpindahan Hak: […]

  • Member of Commission II of the House of Representatives of the Republic of Indonesia, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.

    Longki Djanggola: Data Manipulation in PPPK Recruitment Must Be Punished

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JAKARTA, IDNtribune.com – The North Morowali Police (Polres Morut) are currently conducting an investigation into the alleged existence of “ghost” honorary staff in the recruitment process of Government Employees with Work Agreements (PPPK) in the region. As part of the investigation, Polres Morut has sent official letters to several Regional Apparatus Organizations (OPD) requesting the […]

expand_less