Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politics » Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

  • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

IDNtribune.com, Washington, D.C – Sejumlah hakim federal yang diangkat oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memberikan putusan yang justru menentang kebijakan pemerintahan Trump.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketegangan antara lembaga eksekutif dan yudikatif di bawah kepemimpinan Trump, meskipun sebagian besar hakim tersebut berasal dari pilihan politiknya sendiri.

Trump, melalui akun Truth Social, mengungkapkan kekecewaannya terhadap para hakim pilihannya setelah Hakim Karin Immergut, yang ia angkat pada masa jabatan pertamanya, menolak upayanya untuk menempatkan pasukan Garda Nasional di Portland. Hakim tersebut menyebut langkah Trump “tidak berdasar” dan berpotensi menjerumuskan negara ke dalam bentuk pemerintahan militer yang inkonstitusional.

Kekecewaan serupa pernah disampaikan Trump sebelumnya terhadap kelompok konservatif Federalist Society, yang ia nilai memberikan “nasihat buruk” dalam proses nominasi hakim pada masa jabatan pertamanya.

Kritik itu muncul setelah seorang hakim pilihannya sendiri menolak kewenangannya untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap sejumlah mitra dagang Amerika Serikat.

Meskipun Trump dan para pendukungnya kerap menyerang hakim yang diangkat oleh Partai Demokrat dengan sebutan “radikal” atau “aktivis liberal”, sejumlah hakim pilihannya sendiri kini juga menjadi penghalang terhadap berbagai kebijakan kontroversial pemerintahannya.

Juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, dalam pernyataan kepada awak media menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Trump telah berkali-kali dibenarkan oleh Mahkamah Agung, meskipun sering digugat oleh hakim-hakim di tingkat bawah. Ia menuding keputusan-keputusan yang tidak menguntungkan pemerintah berasal dari “hakim liberal yang bertindak melampaui kewenangannya.”

Namun, sejumlah hakim yang diangkat oleh Trump justru memberikan kritik keras terhadap pola hubungan eksekutif dengan lembaga yudikatif. Hakim Distrik AS Thomas Cullen, misalnya, menilai bahwa serangan verbal pemerintah terhadap hakim yang mengeluarkan putusan tidak sejalan dengan prinsip dasar konstitusi Amerika Serikat. Ia menyebut kampanye semacam itu sebagai “tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan disayangkan.”

Beberapa kasus penting menunjukkan sikap independen para hakim tersebut. Hakim Tim Kelly di Washington, D.C., menolak deportasi anak-anak asal Guatemala yang dilakukan secara mendadak oleh pemerintah, menyebut alasan yang diajukan “runtuh seperti rumah kartu.” Hakim Trevor McFadden menilai pengusiran Associated Press dari acara Gedung Putih sebagai tindakan inkonstitusional.

Dalam kasus ekonomi, Hakim Timothy Reif dari U.S. Court of International Trade menolak wewenang Trump untuk memberlakukan tarif sepihak terhadap negara mitra dagang, karena hal tersebut termasuk dalam kewenangan legislatif.

Selain itu, sejumlah hakim pilihan Trump juga menolak kebijakan deportasi massal warga Venezuela dengan menggunakan Alien Enemies Act, serta menentang kebijakan wajib tahanan terhadap imigran yang menunggu proses deportasi.

Sementara itu, Hakim Dabney Friedrich dan Mary McElroy juga menolak beberapa kebijakan administrasi Trump terkait pemotongan dana untuk program tunawisma dan kesehatan masyarakat, serta penyalahgunaan dana bantuan bencana sebagai bentuk tekanan politik terhadap negara bagian oposisi.

Putusan-putusan tersebut menunjukkan bahwa meskipun Trump berhasil menempatkan banyak hakim konservatif selama masa jabatannya, tidak semua dari mereka berpihak kepadanya. Sebaliknya, banyak yang tetap menjunjung tinggi independensi peradilan serta prinsip pemisahan kekuasaan antara cabang eksekutif, legislatif, dan yudikatif — prinsip dasar yang menjadi fondasi sistem pemerintahan Amerika Serikat.

  • Penulis: Moh. Fadli Ladjinta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASEAN Secretary-General, Dr. Kao Kim Hourn

    ASEAN Secretary-General Visits Australia to Strengthen ASEAN-Australia Strategic Partnership

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 195
    • 0Komentar

    IDNtribune, Australia – ASEAN Secretary-General, Dr. Kao Kim Hourn, is scheduled to undertake an official visit to Adelaide, Australia, from 24 to 28 August 2025. The visit is carried out at the invitation of the Organising Chairman of the Australia-ASEAN Business Forum, Francis Wong OAM. During the forum, Dr. Kao will deliver a keynote speech […]

  • Traditional Chinesee Medicine

    常见中草药推荐:传统智慧与现代健康的结合

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 439
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Healt – 中草药作为中华传统医学的重要组成部分,已有数千年历史。其核心理念在于通过天然草本调和人体阴阳、促进气血流通,从而达到预防疾病与增强体质的目的。近年来,随着全球对自然疗法的兴趣上升,许多中草药因其疗效显著而逐渐被世界各地所接受与应用。以下为几种常见且广泛使用的中草药介绍。 1. 人参(Ginseng)人参是最具代表性的中草药之一,被誉为“百草之王”。其根部具有提升能量、缓解压力、增强认知功能的作用。人参能强化免疫系统,促进整体健康。常见品种包括红参与白参:红参偏重于增强体力与耐力,而白参更适合改善消化功能与心理健康。 2. 黄芪(Astragalus / Huang Qi)黄芪以其“补气固表”的功效著称,常用于增强免疫力、防治感冒与改善血液循环。该药材还被认为有助于维持肾脏健康。在中医配方中,黄芪常与其他草药搭配使用,以提高治疗效果。 3. 枸杞(Goji Berry / 枸杞子)枸杞为红色小果,富含抗氧化物质。其主要功效包括养肝明目、改善睡眠与延缓衰老。枸杞常以茶饮或食材形式摄入,是调理气血、增强体力的重要药食两用植物。 4. 灵芝(Reishi / Lingzhi)灵芝在中医中被视为延年益寿之药,具有调节免疫、抗肿瘤、抗炎与解毒等多重功效。其“适应原”(Adaptogen)特性有助于身体抵御生理与心理压力,广泛用于养生保健领域。 5. 当归(Dong Quai)被称为“女性人参”的当归,是调理女性健康的重要药材。其主要用于缓解经痛、调节月经与更年期症状,同时促进血液循环并强化心血管系统。当归亦被用于改善肤色与滋养肌肤。 6. 菊花(Chrysanthemum)菊花具有清热解毒、平肝明目的功效,常用于缓解发热、头痛及眼睛疲劳。菊花茶除具有镇静作用外,还能有助于降低血压、改善心脏健康。 7. 甘草(Licorice / 甘草)甘草是中药方剂中使用最广的药材之一,具有调和诸药、缓急止痛、润肺止咳等作用。其还能改善消化、减轻炎症,并中和其他草药的烈性,使配方更为平衡。 中草药以其整体性与协调性著称,是中医“治未病”理念的核心体现。然而,专家提醒,在使用中草药前应咨询专业医师,以确保剂量与配伍安全,尤其对于患有慢性疾病或正在服用其他药物的人群而言更为重要。

  • Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 142
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Riyadh – As part of its national economic diversification efforts, Saudi Arabia has unveiled an ambitious plan to attract 100 million tourists by 2030. To achieve this goal, the Kingdom is investing in several futuristic tourism developments designed to captivate both domestic and international travelers. Diriyah GateThe Diriyah Gate project, valued at $50 billion, […]

  • Presiden Prabowo saat Penyerahan Aset Rampasan Negara dari Tambang Ilegal kepada PT Timah Tbk. di Pangkal Pinang.

    Prabowo Hands Over Rp7 Trillion in Seized Corruption Assets to PT Timah

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 210
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Pangkal Pinang – President Prabowo Subianto officially handed over six tin smelters and other assets confiscated from corruption cases worth approximately Rp7 trillion to PT Timah Tbk (TINS) on Monday (October 6, 2025). The symbolic handover took place at PT Tinindo Internusa’s smelter facility in Bukitintan District, Pangkal Pinang City. According to Prabowo, the […]

  • BYD vs Tesla

    BYD Overtakes Tesla to Become the Global King of Electric Vehicles

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 181
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Chinese automaker BYD has once again secured its position as the world’s top electric vehicle (EV) manufacturer, surpassing Tesla in global sales. According to CarNewsChina, BYD’s cumulative pure electric vehicle sales reached 1.6 million units by the third quarter of 2025, far exceeding Tesla’s 1.2 million units during the same period. This […]

  • 托乔乌纳乌纳多吉安岛,印度尼西亚中苏拉威西省

    多吉安群岛——中苏拉威西的海洋明珠,成为国家生态旅游目的地

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 352
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Touna – 2025年10月7日 —— 位于中苏拉威西托乔乌纳乌纳县的多吉安群岛再次巩固其作为印尼国家重点旅游目的地的地位。该地区被正式列入印尼 50个国家旅游目的地(DPN) 之一,以“印尼最新生态旅游目的地(Indonesian’s Newest Ecotourism Destination)”为形象,并被纳入 88个国家战略旅游区(KSPN)。 这一认定进一步强化了多吉安群岛在国家旅游发展中的战略作用。该地区不仅以自然之美著称,同时在自然资源保护、教育、科研以及社会、经济与文化赋能方面发挥着重要作用。 多吉安群岛拥有多样的旅游吸引力,包括自然、文化以及特殊兴趣旅游。游客可在洁白的沙滩上休憩,在清澈的海水中潜水、游泳、垂钓,或与当地居民互动,感受独特的社会与文化氛围。优美的环境与地方智慧文化,使该群岛成为生态旅游爱好者的理想目的地。 作为“珊瑚三角区”(Coral Triangle)的一部分——涵盖印度尼西亚、菲律宾、马来西亚、巴布亚新几内亚、日本与澳大利亚——多吉安群岛拥有极其丰富的海洋生态系统。这里分布着四种主要珊瑚类型:岸礁(fringing reef)、障礁(barrier reef)、块礁(patch reef) 与 环礁(atoll)。 在多吉安海域共发现 262种珊瑚(其中包括特有种 Acropoda togeanensis)、596种鱼类(包括 Paracheilinus togeanensis 和 Ecsenius sp.)、以及 555种软体动物。此外,还生活着诸多稀有物种,如巨砗磲(Tridacna gigas)、绿蠵龟(Chelonia mydas)、玳瑁(Eretmochelys imbricata)、儒艮(Dugong dugon) 与领航鲸(pilot whale) 等。 除海洋生态外,多吉安陆地区域亦栖息着众多受保护及特有陆生动物,包括多吉安猴(Macaca togeanus)、多吉安巨蜥(Varanus salvator togeanensis)、熊袋貂(Phalanger ursinus)、眼镜猴(Tarsius spectrum)、鹿猪(Babyrousa babirussa)等。同时,这里还记录有97种鸟类与363种植物,其中包括娑罗树(Shorea sp.)、铁木(Intsia bijuga)与Palapi树(Heritiera sp.)。 凭借丰富的海洋与陆地生态资源,多吉安群岛理应成为印尼生态旅游的象征,在保护自然与促进可持续经济发展之间取得平衡。中苏拉威西省政府与中央政府正持续推动多吉安旅游基础设施建设与国际推广,吸引更多国内外游客,同时确保生态保护价值不受影响。

expand_less