Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politics » Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

Hakim yang Diangkat Trump Justru Menolak Kebijakan Pemerintahannya Sendiri

  • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

IDNtribune.com, Washington, D.C – Sejumlah hakim federal yang diangkat oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memberikan putusan yang justru menentang kebijakan pemerintahan Trump.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketegangan antara lembaga eksekutif dan yudikatif di bawah kepemimpinan Trump, meskipun sebagian besar hakim tersebut berasal dari pilihan politiknya sendiri.

Trump, melalui akun Truth Social, mengungkapkan kekecewaannya terhadap para hakim pilihannya setelah Hakim Karin Immergut, yang ia angkat pada masa jabatan pertamanya, menolak upayanya untuk menempatkan pasukan Garda Nasional di Portland. Hakim tersebut menyebut langkah Trump “tidak berdasar” dan berpotensi menjerumuskan negara ke dalam bentuk pemerintahan militer yang inkonstitusional.

Kekecewaan serupa pernah disampaikan Trump sebelumnya terhadap kelompok konservatif Federalist Society, yang ia nilai memberikan “nasihat buruk” dalam proses nominasi hakim pada masa jabatan pertamanya.

Kritik itu muncul setelah seorang hakim pilihannya sendiri menolak kewenangannya untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap sejumlah mitra dagang Amerika Serikat.

Meskipun Trump dan para pendukungnya kerap menyerang hakim yang diangkat oleh Partai Demokrat dengan sebutan “radikal” atau “aktivis liberal”, sejumlah hakim pilihannya sendiri kini juga menjadi penghalang terhadap berbagai kebijakan kontroversial pemerintahannya.

Juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, dalam pernyataan kepada awak media menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Trump telah berkali-kali dibenarkan oleh Mahkamah Agung, meskipun sering digugat oleh hakim-hakim di tingkat bawah. Ia menuding keputusan-keputusan yang tidak menguntungkan pemerintah berasal dari “hakim liberal yang bertindak melampaui kewenangannya.”

Namun, sejumlah hakim yang diangkat oleh Trump justru memberikan kritik keras terhadap pola hubungan eksekutif dengan lembaga yudikatif. Hakim Distrik AS Thomas Cullen, misalnya, menilai bahwa serangan verbal pemerintah terhadap hakim yang mengeluarkan putusan tidak sejalan dengan prinsip dasar konstitusi Amerika Serikat. Ia menyebut kampanye semacam itu sebagai “tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan disayangkan.”

Beberapa kasus penting menunjukkan sikap independen para hakim tersebut. Hakim Tim Kelly di Washington, D.C., menolak deportasi anak-anak asal Guatemala yang dilakukan secara mendadak oleh pemerintah, menyebut alasan yang diajukan “runtuh seperti rumah kartu.” Hakim Trevor McFadden menilai pengusiran Associated Press dari acara Gedung Putih sebagai tindakan inkonstitusional.

Dalam kasus ekonomi, Hakim Timothy Reif dari U.S. Court of International Trade menolak wewenang Trump untuk memberlakukan tarif sepihak terhadap negara mitra dagang, karena hal tersebut termasuk dalam kewenangan legislatif.

Selain itu, sejumlah hakim pilihan Trump juga menolak kebijakan deportasi massal warga Venezuela dengan menggunakan Alien Enemies Act, serta menentang kebijakan wajib tahanan terhadap imigran yang menunggu proses deportasi.

Sementara itu, Hakim Dabney Friedrich dan Mary McElroy juga menolak beberapa kebijakan administrasi Trump terkait pemotongan dana untuk program tunawisma dan kesehatan masyarakat, serta penyalahgunaan dana bantuan bencana sebagai bentuk tekanan politik terhadap negara bagian oposisi.

Putusan-putusan tersebut menunjukkan bahwa meskipun Trump berhasil menempatkan banyak hakim konservatif selama masa jabatannya, tidak semua dari mereka berpihak kepadanya. Sebaliknya, banyak yang tetap menjunjung tinggi independensi peradilan serta prinsip pemisahan kekuasaan antara cabang eksekutif, legislatif, dan yudikatif — prinsip dasar yang menjadi fondasi sistem pemerintahan Amerika Serikat.

  • Penulis: Moh. Fadli Ladjinta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buah Durian Montong kini jadi komoditas andalan ekspor kabupaten Parigi Moutong

    Ekspor Durian Montong ke Tiongkok, Peluang Emas bagi Petani Parigi Moutong

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 337
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Business – Kesepakatan Protokol Ekspor Durian Beku antara Badan Karantina Indonesia dan General Administration of Customs China (GACC), yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Li, menandai babak baru dalam perdagangan hortikultura nasional. Akses resmi ekspor durian beku ke pasar Tiongkok bukan hanya capaian diplomatik yang strategis, […]

  • Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

    专家称:LPS直接向国会报告绩效将提升公共问责与内部纪律

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 347
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – 安达拉斯大学经济学家夏夫鲁丁·卡里米(Syafruddin Karimi)表示,计划要求印尼存款保险机构(Lembaga Penjamin Simpanan,简称LPS)直接向国会(DPR)提交绩效报告,有助于强化公共问责并推动机构内部纪律建设。 他指出,此举意味着政策方向、预算执行以及处置结果将在公开场合接受检验,并被正式记录。这项提议 merupakan revisi《2023年第4号金融部门发展与强化法》(UU PPSK)的其中一项修订要点,该修订已于2025年10月2日(星期四)在印尼国会第一会议年度第五次全体会议上获得所有党派一致通过。 夏夫鲁丁在接受《彭博Technoz》采访时(2025年10月6日)解释称:“如果报告机制采取事后(ex post)方式,基于明确的结果指标,如理赔及时性、资产回收率上升、处置成本下降等,将能让国会评估LPS的有效性,而无需介入日常技术性事务。” 他补充道,在这种框架下,国会可以审查LPS绩效,而不会影响机构运营的灵活性。然而,他同时警告称,如果报告机制转变为事前审批(ex ante)或深入干涉操作细节,可能带来潜在风险。 “当流程变成事前审批或操作细节被政治化时,关键岗位的招聘、处置技术采购或危机时期的财政需求可能被拖延,从而削弱干预速度并损害公众信任。”夏夫鲁丁强调。 为在透明度与灵活性之间取得平衡,他建议LPS向国会的报告设计应设定明确的响应期限,并附带必要条款。此外,还应实施基于指标的季度报告及专题审计,以确保问责机制不影响LPS维护国家金融体系稳定的效率。 值得注意的是,UU PPSK修订过程曾引发争议。多次讨论均在国会第十一委员会工作小组(Panja)内部以闭门方式进行。根据2025年10月1日的协调稿,修订内容包括多项实质性变化,以响应宪法法院(MK)的裁决及金融数字化发展的需求。 其中备受关注的修订之一是第86条,涉及LPS年度工作与预算计划(RKAT)的报告机制。此前,RKAT需提交财政部审批,而修订草案规定今后特别是与运营相关的RKAT,必须获得国会批准。

  • Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Mohamad Rohmadi, S.H., M.H. Didampingi Kasi Pidsus Junaedi, S.H., MH., dan Kasi Pidum Inti Astuti, S.H., MH

    Kejari Palu Paparkan Kinerja Penanganan Perkara Sepanjang 2025

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Palu, IDNtribune.com – Kejaksaan Negeri Palu memaparkan capaian kinerja penanganan perkara sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025. Pemaparan tersebut mencerminkan intensitas penegakan hukum yang disertai perubahan pendekatan kebijakan di lingkungan kejaksaan. Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Mohamad Rohmadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa selama tahun 2025 pihaknya menangani sebanyak 600 […]

  • Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 142
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Riyadh – As part of its national economic diversification efforts, Saudi Arabia has unveiled an ambitious plan to attract 100 million tourists by 2030. To achieve this goal, the Kingdom is investing in several futuristic tourism developments designed to captivate both domestic and international travelers. Diriyah GateThe Diriyah Gate project, valued at $50 billion, […]

  • Gaya Hidup Milenial: Antara Traveling, Hidup Sehat, dan Aktivisme Digital

    Gaya Hidup Milenial: Antara Traveling, Hidup Sehat, dan Aktivisme Digital

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 162
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Lifestyle – Generasi milenial dikenal sebagai kelompok dengan gaya hidup yang dinamis dan penuh warna. Lahir di era digital dan tumbuh bersama media sosial, generasi ini memandang kehidupan tidak semata tentang bekerja keras, melainkan juga tentang menikmati pengalaman, menjaga kesehatan, serta berpartisipasi aktif dalam perubahan sosial melalui ruang digital. Traveling: Lebih dari Sekadar LiburanBagi […]

  • Traditional Chinesee Medicine

    常见中草药推荐:传统智慧与现代健康的结合

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 438
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Healt – 中草药作为中华传统医学的重要组成部分,已有数千年历史。其核心理念在于通过天然草本调和人体阴阳、促进气血流通,从而达到预防疾病与增强体质的目的。近年来,随着全球对自然疗法的兴趣上升,许多中草药因其疗效显著而逐渐被世界各地所接受与应用。以下为几种常见且广泛使用的中草药介绍。 1. 人参(Ginseng)人参是最具代表性的中草药之一,被誉为“百草之王”。其根部具有提升能量、缓解压力、增强认知功能的作用。人参能强化免疫系统,促进整体健康。常见品种包括红参与白参:红参偏重于增强体力与耐力,而白参更适合改善消化功能与心理健康。 2. 黄芪(Astragalus / Huang Qi)黄芪以其“补气固表”的功效著称,常用于增强免疫力、防治感冒与改善血液循环。该药材还被认为有助于维持肾脏健康。在中医配方中,黄芪常与其他草药搭配使用,以提高治疗效果。 3. 枸杞(Goji Berry / 枸杞子)枸杞为红色小果,富含抗氧化物质。其主要功效包括养肝明目、改善睡眠与延缓衰老。枸杞常以茶饮或食材形式摄入,是调理气血、增强体力的重要药食两用植物。 4. 灵芝(Reishi / Lingzhi)灵芝在中医中被视为延年益寿之药,具有调节免疫、抗肿瘤、抗炎与解毒等多重功效。其“适应原”(Adaptogen)特性有助于身体抵御生理与心理压力,广泛用于养生保健领域。 5. 当归(Dong Quai)被称为“女性人参”的当归,是调理女性健康的重要药材。其主要用于缓解经痛、调节月经与更年期症状,同时促进血液循环并强化心血管系统。当归亦被用于改善肤色与滋养肌肤。 6. 菊花(Chrysanthemum)菊花具有清热解毒、平肝明目的功效,常用于缓解发热、头痛及眼睛疲劳。菊花茶除具有镇静作用外,还能有助于降低血压、改善心脏健康。 7. 甘草(Licorice / 甘草)甘草是中药方剂中使用最广的药材之一,具有调和诸药、缓急止痛、润肺止咳等作用。其还能改善消化、减轻炎症,并中和其他草药的烈性,使配方更为平衡。 中草药以其整体性与协调性著称,是中医“治未病”理念的核心体现。然而,专家提醒,在使用中草药前应咨询专业医师,以确保剂量与配伍安全,尤其对于患有慢性疾病或正在服用其他药物的人群而言更为重要。

expand_less