Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Headline » Kejari Palu Paparkan Kinerja Penanganan Perkara Sepanjang 2025

Kejari Palu Paparkan Kinerja Penanganan Perkara Sepanjang 2025

  • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Palu, IDNtribune.com – Kejaksaan Negeri Palu memaparkan capaian kinerja penanganan perkara sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025. Pemaparan tersebut mencerminkan intensitas penegakan hukum yang disertai perubahan pendekatan kebijakan di lingkungan kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Mohamad Rohmadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa selama tahun 2025 pihaknya menangani sebanyak 600 perkara pidana. Dari jumlah tersebut, 302 perkara telah dieksekusi, sementara penerbitan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tercatat sebanyak 504 perkara pada tahap pertama dan 426 perkara pada tahap kedua. Selain itu, terdapat delapan perkara yang masih dalam proses penyelesaian.

“Penegakan hukum saat ini tidak lagi semata-mata berorientasi pada pemidanaan pelaku, tetapi diarahkan pada upaya pemulihan dan pengembalian kerugian negara,” ujar Mohamad Rohmadi.

Menurutnya, paradigma tersebut menjadi bagian dari kebijakan strategis kejaksaan agar anggaran negara yang diselewengkan dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembangunan dan kepentingan publik.

Selain penanganan perkara pidana, Kejari Palu juga memaparkan kinerja pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Dalam bidang ini, kejaksaan melakukan pendampingan dan negosiasi penyelesaian tunggakan tagihan listrik RSUD Anutapura Palu senilai Rp700 juta bersama pihak PT PLN (Persero).

Sementara itu, pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Palu saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap tiga perkara, masing-masing terkait Pajak Bea Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB), pengadaan mobiler Dinas Pendidikan, serta perkara yang melibatkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Ketiga perkara tersebut telah diserahkan kepada auditor untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Di bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Kepala Seksi Pidum Kejaksaan Negeri Palu, Intik Astuti, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice masih menjadi salah satu instrumen yang diterapkan secara selektif.

“Sepanjang tahun 2025, terdapat enam perkara yang diselesaikan melalui mekanisme restorative justice,” jelas Intik Astuti.

Ia menegaskan bahwa penerapan restorative justice dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2000, dengan sejumlah syarat, antara lain ancaman pidana di bawah lima tahun, pelaku belum pernah dihukum, serta adanya kesepakatan damai antara korban dan pelaku.

“Khusus perkara narkotika, penyelesaian melalui restorative justice mensyaratkan pelaku benar-benar sebagai pengguna, penggunaan dilakukan dalam waktu kurang dari satu hari dengan kadar sangat rendah, serta terdapat pernyataan tidak mengulangi perbuatan,” tambahnya.

Adapun capaian kinerja Bidang Pidum Kejaksaan Negeri Palu sepanjang 2025 meliputi 455 perkara pada tahap prapenuntutan, 389 perkara pada tahap penuntutan, 384 perkara pada tahap eksekusi, serta sembilan perkara yang diselesaikan melalui restorative justice.

  • Penulis: Thomy Thomy Kristianto Hia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah satu koleksi Museum Guma Sulteng

    Warisan Senjata Tradisional dari Sulawesi Tengah

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Jafar Bua
    • visibility 178
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Palu – Sulawesi Tengah merupakan wilayah yang kaya akan tradisi dan kebudayaan, termasuk warisan senjata tradisional yang memiliki nilai historis, fungsional, dan simbolik tinggi. Senjata-senjata ini pada awalnya berfungsi sebagai alat pertahanan diri masyarakat dari ancaman musuh maupun hewan buas. Namun, seiring perkembangan zaman, perannya meluas menjadi bagian penting dari pertunjukan seni dan upacara adat. […]

  • 托乔乌纳乌纳多吉安岛,印度尼西亚中苏拉威西省

    多吉安群岛——中苏拉威西的海洋明珠,成为国家生态旅游目的地

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 293
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Touna – 2025年10月7日 —— 位于中苏拉威西托乔乌纳乌纳县的多吉安群岛再次巩固其作为印尼国家重点旅游目的地的地位。该地区被正式列入印尼 50个国家旅游目的地(DPN) 之一,以“印尼最新生态旅游目的地(Indonesian’s Newest Ecotourism Destination)”为形象,并被纳入 88个国家战略旅游区(KSPN)。 这一认定进一步强化了多吉安群岛在国家旅游发展中的战略作用。该地区不仅以自然之美著称,同时在自然资源保护、教育、科研以及社会、经济与文化赋能方面发挥着重要作用。 多吉安群岛拥有多样的旅游吸引力,包括自然、文化以及特殊兴趣旅游。游客可在洁白的沙滩上休憩,在清澈的海水中潜水、游泳、垂钓,或与当地居民互动,感受独特的社会与文化氛围。优美的环境与地方智慧文化,使该群岛成为生态旅游爱好者的理想目的地。 作为“珊瑚三角区”(Coral Triangle)的一部分——涵盖印度尼西亚、菲律宾、马来西亚、巴布亚新几内亚、日本与澳大利亚——多吉安群岛拥有极其丰富的海洋生态系统。这里分布着四种主要珊瑚类型:岸礁(fringing reef)、障礁(barrier reef)、块礁(patch reef) 与 环礁(atoll)。 在多吉安海域共发现 262种珊瑚(其中包括特有种 Acropoda togeanensis)、596种鱼类(包括 Paracheilinus togeanensis 和 Ecsenius sp.)、以及 555种软体动物。此外,还生活着诸多稀有物种,如巨砗磲(Tridacna gigas)、绿蠵龟(Chelonia mydas)、玳瑁(Eretmochelys imbricata)、儒艮(Dugong dugon) 与领航鲸(pilot whale) 等。 除海洋生态外,多吉安陆地区域亦栖息着众多受保护及特有陆生动物,包括多吉安猴(Macaca togeanus)、多吉安巨蜥(Varanus salvator togeanensis)、熊袋貂(Phalanger ursinus)、眼镜猴(Tarsius spectrum)、鹿猪(Babyrousa babirussa)等。同时,这里还记录有97种鸟类与363种植物,其中包括娑罗树(Shorea sp.)、铁木(Intsia bijuga)与Palapi树(Heritiera sp.)。 凭借丰富的海洋与陆地生态资源,多吉安群岛理应成为印尼生态旅游的象征,在保护自然与促进可持续经济发展之间取得平衡。中苏拉威西省政府与中央政府正持续推动多吉安旅游基础设施建设与国际推广,吸引更多国内外游客,同时确保生态保护价值不受影响。

  • Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 116
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Riyadh – As part of its national economic diversification efforts, Saudi Arabia has unveiled an ambitious plan to attract 100 million tourists by 2030. To achieve this goal, the Kingdom is investing in several futuristic tourism developments designed to captivate both domestic and international travelers. Diriyah GateThe Diriyah Gate project, valued at $50 billion, […]

  • Presiden Korea Utara, Kim Jong Un

    Korut Uji Coba Dua Rudal Pertahanan Udara Baru, Ketegangan Semenanjung Korea Meningkat

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 183
    • 0Komentar

    IDNtribune, Pyongyang – Media resmi Korea Utara melaporkan bahwa negara tersebut berhasil melakukan uji coba dua rudal pertahanan udara baru yang diklaim memiliki “kemampuan tempur superior” dengan teknologi unik. Uji coba pada Sabtu itu dipantau langsung oleh Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), menyebutkan bahwa […]

  • US President Donald Trump and Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu.

    Trump Pushes Gaza War Framework, Netanyahu Still Rejects Palestinian Statehood

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 122
    • 0Komentar

    IDNtribune, Washington DC – U.S. President Donald Trump has introduced a framework agreement to end the war in Gaza and rebuild the devastated territory. The initiative has gained strong backing, not only from Trump himself, but also from several Arab and Islamic countries including Jordan, Egypt, Qatar, Saudi Arabia, the United Arab Emirates, Pakistan, Indonesia, […]

  • Economic Freedom Fighters (EFF) leader Julius Malema was recently convicted of hate speech.

    Julius Malema Found Guilty in Public Firearm Discharge Case

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 114
    • 0Komentar

    IDNtribune, Johannesburg – South African opposition politician and Economic Freedom Fighters (EFF) leader Julius Malema has been found guilty in a case of public firearm discharge that occurred seven years ago. The verdict was delivered by magistrate Twanet Olivier after three days of hearings at the East London Regional Court, South Africa. The case originated […]

expand_less