Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Headline » Dugaan KDRT Disertai Perselingkuhan Libatkan Oknum Hakim Pengadilan Tinggi Sulteng

Dugaan KDRT Disertai Perselingkuhan Libatkan Oknum Hakim Pengadilan Tinggi Sulteng

  • account_circle Moh. Fadli Ladjinta
  • calendar_month Sab, 6 Des 2025
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Palu, IDNtribune.com – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) diduga kembali terjadi di Kota Palu dan dialami oleh seorang perempuan berinisial EC (43) bersama anak sambungnya. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh suami korban yang merupakan oknum hakim berinisial AJK, yang saat ini bertugas di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.

Korban menyampaikan bahwa tindakan kekerasan berupa pemukulan dan penarikan rambut dialaminya secara langsung. Anak sambungnya juga didorong hingga terjatuh ketika mencoba merekam peristiwa tersebut menggunakan telepon seluler.

“Mertua meminta untuk datang karena tidak melihat keberadaan di rumah. Setelah salat Magrib, kedatangan dilakukan ke rumah dinas. Pada awal pertemuan, situasi masih normal dan dilakukan pembicaraan terkait masa depan rumah tangga. Keputusan untuk tidak melanjutkan hubungan rumah tangga telah disampaikan kepada suami,” ujar EC saat ditemui di Kantor Lembaga Bantuan Hukum Sulawesi Tengah, Jumat (5/12).

Menurut keterangan korban, pihak keluarga suami diduga menyudutkan dirinya dan justru mendukung perempuan lain yang diduga memiliki hubungan khusus dengan pelaku. Korban merasa tertekan karena terus disalahkan dalam persoalan rumah tangga tersebut.

“Mertua meninggikan suara dan meminta untuk berterima kasih kepada perempuan tersebut. Penolakan disampaikan karena tidak mungkin memberikan apresiasi kepada pihak yang dianggap telah merusak rumah tangga,” ungkapnya.

Saat terjadi adu argumen antara korban dan mertuanya, pelaku keluar dari kamar dan diduga turut melakukan tindakan kekerasan.

Korban menjelaskan bahwa pelaku melempar sepatu, mendorong hingga terjatuh, duduk di atas tubuh korban, menjambak rambut, memukul wajah dan kepala, serta meludahi korban. Anak korban juga mengalami pemukulan di bagian wajah dan ponselnya dirampas karena sempat merekam peristiwa tersebut.

Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan resmi ke Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah dan Kepolisian Resor Kota Palu dengan nomor: STTPL/1626/IX/2025/SKPT/Polresta Palu/Polda Sulawesi Tengah.

Kuasa hukum korban, Julianer Aditia Warman, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan tersebut dan menegaskan bahwa proses hukum akan dikawal hingga persidangan.

“Terjadi dugaan tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh oknum hakim berinisial AJK terhadap istrinya, yang didahului oleh dugaan perselingkuhan. Percekcokan berujung pada tindakan kekerasan fisik,” jelas Julianer.

Ia juga menyampaikan bahwa korban mengalami sejumlah luka berdasarkan hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Korban mengalami luka memar di bagian wajah, tangan, dan tubuh. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta menangani perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa status terlapor sebagai hakim tidak boleh menjadi penghambat proses penegakan hukum.

“Meskipun pelaku merupakan seorang hakim, proses hukum harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Julianer.

Sementara itu, AJK memberikan klarifikasi dan membantah seluruh tuduhan KDRT yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan tidak pernah melakukan kekerasan terhadap istrinya maupun anak sambungnya.

“Tidak benar terjadi KDRT. Saat itu kondisi kesehatan masih dalam masa pemulihan setelah keluar dari rumah sakit. Percekcokan hanya terjadi antara istri dan ibu. Upaya penenangan dilakukan agar situasi tidak semakin memburuk,” ujar AJK melalui pesan WhatsApp.

Terkait laporan yang telah diajukan EC ke Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah dan Polresta Palu, AJK mengaku belum mengetahuinya secara resmi.

“Diharapkan terdapat jalan keluar terbaik dalam persoalan rumah tangga ini,” tutupnya.

  • Penulis: Moh. Fadli Ladjinta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum korban dari LBH Sulteng

    Modus Janji Nikah, Oknum Dosen UIN Datokarama Malah Kriminalisasi Pacar Gelapnya

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Palu, IDNtribune.com – Dugaan tindak penipuan, kekerasan seksual, dan kriminalisasi yang dialami seorang perempuan berinisial SL kembali mencuat ke ruang publik setelah kuasa hukumnya memaparkan secara rinci kronologi peristiwa yang dialami korban. Kasus tersebut diduga melibatkan seorang oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu berinisial AGM. Peristiwa bermula pada 14 Februari 2025, ketika AGM […]

  • Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    Saudi Arabia Builds the Future of Global Tourism with Six Mega Projects by 2030

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 116
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Riyadh – As part of its national economic diversification efforts, Saudi Arabia has unveiled an ambitious plan to attract 100 million tourists by 2030. To achieve this goal, the Kingdom is investing in several futuristic tourism developments designed to captivate both domestic and international travelers. Diriyah GateThe Diriyah Gate project, valued at $50 billion, […]

  • 印尼人力部副部长伊曼纽尔·埃比尼泽身穿橙色背心

    身穿橙色囚衣,副劳工部长伊曼纽尔落泪,被印尼反贪局确认为嫌犯

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 372
    • 0Komentar

    IDNTribune, Jakarta – 印尼副劳工部长伊曼纽尔·埃贝内泽(Immanuel Ebenezer)已被印尼反贪委员会(KPK)确认为嫌犯。此决定是在其涉嫌通过职业安全与健康(K3)认证项目进行勒索并于行动中被当场抓获(OTT)后作出的。 2025年8月22日(星期五),在雅加达南部的KPK红白大楼内,媒体目击到埃贝内泽身穿橙色囚衣、双手戴铐。在被押往新闻发布会现场途中,他一度拭泪。 KPK主席塞蒂约·布迪扬托(Setyo Budiyanto)在记者会上表示,该案件共涉及11名嫌疑人,其中包括埃贝内泽。他们将被先行羁押20天。 “调查结果显示,伊曼纽尔·埃贝内泽·格鲁干(Immanuel Ebenezer Gerungan)于2024年12月,即上任副部长两个月后,收受3亿印尼盾贿款。”塞蒂约指出。 除埃贝内泽外,劳工部的其他官员也被指控收受现金及车辆。行动中,KPK查获了数十亿印尼盾现金和22辆豪华车辆,其中包括15辆汽车和7辆摩托车。被扣押的车辆涵盖日产GT-R、丰田卡罗拉Cross、现代Palisade、铃木吉姆尼、本田CR-V,以及杜卡迪摩托车。 在新闻发布会前一天,这些被扣押的车辆已在KPK大楼前后大厅公开展示。此外,KPK还查封了劳工部下属职业安全与健康监察总局办公室,以便进一步调查。

  • Rokok Elektrik / Vape.

    WHO: 15 Juta Remaja di Dunia Gunakan Rokok Elektrik

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 181
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sedikitnya 15 juta remaja berusia 13 hingga 15 tahun di seluruh dunia menggunakan rokok elektrik atau vape. Data WHO menunjukkan, remaja sembilan kali lebih mungkin menggunakan vape dibandingkan orang dewasa di negara-negara dengan data yang tersedia. Mengutip laporan Reuters, WHO mencatat lebih dari 100 juta orang kini menggunakan […]

  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

    Finance Minister Plans Rp20 Trillion Liquidity Injection for Bank DKI and Bank Jatim

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa announced plans to inject around Rp20 trillion in liquidity into two regional banks—Bank DKI Jakarta and Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim)—in the near future. The move follows the government’s recent liquidity injection of Rp200 trillion into five state-owned banks using state treasury funds. “I’ve placed […]

  • 2026年世界杯预选赛印尼国家队对阵沙特阿拉伯

    科威特裁判阿赫马德·阿里将执法印尼对阵沙特阿拉伯的2026年世界杯预选赛

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Thomy Thomy Kristianto Hia
    • visibility 332
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Jakarta – 在2026年世界杯亚洲区预选赛第四轮中,印度尼西亚国家队将迎战沙特阿拉伯。本场比赛将由来自**科威特的裁判阿赫马德·阿里(Ahmad Al-Ali)执法。比赛计划于2025年10月9日(星期四)凌晨00:15(印度尼西亚西部时间)在沙特阿拉伯吉达的阿卜杜拉国王体育场(King Abdullah Sports City Stadium)**举行。 阿赫马德·阿里并非第一次执法印尼国家队的比赛。这位裁判曾在2021年6月7日执法过印尼对阵越南的2022年世界杯预选赛。当时,印尼以0比4不敌越南。 在那场比赛中,阿赫马德·阿里以果断的判罚而闻名。他共向印尼球员出示了五张黄牌,分别给了阿里夫·萨特里亚(Arif Satria)、拉赫马特·伊里安托(Rachmat Irianto)、纳德奥·阿尔加维纳塔(Nadeo Argawinata)、普拉塔马·阿尔汉(Pratama Arhan)和埃吉·毛拉纳·维克里(Egy Maulana Vikri)。与此同时,越南球员**阮光海(Nguyen Quang Hai)和阮清忠(Nguyen Thanh Chung)**也各领到一张黄牌。 在即将到来的印尼对阵沙特阿拉伯的比赛中,阿赫马德·阿里将由两名助理裁判和一名第四官员协助,他们全部来自科威特。外界期待这支裁判团队能以公平与专业的执法,确保比赛顺利进行。

expand_less